Cari Blog Ini

Minggu, 08 Januari 2017

Anak Anak

 " Adek  ... Mau kue ??". "NOWEY". ( Mungkin maksud nya No Way )
Itulah salah satu percakapan antara saya dan anak saya yang berumur 2.5 tahun. mungkin sebagian orang berfikir bahwa itu menunjukkan bahwa anak itu cerdas, tapi adakah yang berfikir bahwa itu adalah efek dari film kartun di televisi yang dia tonton setiap hari?. Untungnya efeknya hanya pada bahasa mereka ( efek positif ), coba bayangkan kalau efek negatif nya yang di tiru.


  Mungkin banyaknya berandalan yang ikutan merampok dengan mengatas namakan geng ini atau geng itu juga di sebabkan efek dari film yang sering di putar di televisi. Memang film itu di buat sebagai hiburan. Tapi bagi mereka yang memuja para bintang kesayangan, bisa menganggap itu sungguhan dan memicu naiknya angka kriminal.
  Orang tua sebagai fihak yang memiliki kuasa penuh pun terkadang lupa bahwa anak juga mempunyai kewajiban yang harus di lakukan, bukan hanya punya hak untuk di penuhi. Ada anak yang harus di perlakukan dengan lembut dan ada yang harus di perlakukan dengan keras dan tegas.
tugas kita sebagai orang tua seharusnya lebih bisa mengatur anak dengan baik sebelum mereka bisa di lepas di area sosial. sehingga pada saat mereka harus mandiri, mereka akan jadi pribadi yang lebih disiplin dan bertanggung jawab.
.. ags..

Jumat, 06 Januari 2017

Penuh Masalah

  "Sudah baca berita hari ini ??." kata kawan saya pagi ini. 
heran, sudah tiga bulan ini setiap pagi selalu dia bertanya seperti itu. Padahal selama  setahun ini kami kerja sama, tidak pernah dia perduli dengan berita yang beredar di luaran.
  Saya jadi bertanya tanya dalam hati, kenapa orang bisa berubah drastis seperti itu. Mungkin karena berita yang simpang siur di media akhir akhir ini tidak pernah ada habisnya. mulai dari kasus penistaan, Pembunuhan, saling lapor, sampai berita "om telolet om" yang agak tidak biasa. 

Lebih Baik Cek ulang referensi lain sebelum menelan mentah mentah info yang ada
terkadang kebohongan lebih meyakinkan dari aslinya
  Berdebat dengan teman dan kolega tentang informasi dari media massa, mungkin jadi biasa sekarang. Bahkan ada yang sampai menghilangkan silaturrahmi karena tidak sependapat, padahal berita yang di perdebatkan tidak ada hubungan sama sekali dengan kita. Contoh pilkada DKI Jakarta yang di perdebatkan di daerah Batam, Padahal siapapun yang terpilih disana tidak akan berpengaruh dengan hidup anda disini.
  Cobalah cek terlebih dahulu berita yang akan anda sampaikan pada orang lain. Pastikan bahwa memang sumbernya dapat di percaya dan bukan hanya jadi bahan gosip saja..

Kamis, 05 Januari 2017

Personal opinion

    Terkadang kita kesulitan untuk bicara tentang pendapat kita kepada orang lain. Bukan karena takut salah, tapi karena itu bisa jadi perdebatan yang tidak ada habisnya.
    Mulai dari masalah agama, cara kerja, sifat, dan sebagainya yang seharusnya milik pribadi orang lain, tapi di sangkut pautkan dengan masalah lain yang sedang trending di masyarakat. Alangkah baiknya bila kita bisa share pendapat kita pribadi tanpa mencela orang atau golongan lain di sini. 

Perdebatan seharusnya mencari titik tengah. bukan mencari siapa yang benar dan menimbulkan sengketa
  Ada beberapa tipe orang yang tidak bisa berfikir jernih saat menemukan hal yang tidak di setujui, padahal dalam mensikapi perbedaan diharuskan berfikir jernih dan tidak berfihak. Selalu menggunakan akal sehat. Bukan hanya untuk menyelesaikan masalah, tapi juga mendewasakan diri sehingga tidak jadi orang dewasa yang ke kanak - kanakan.
  Saat ini yang kita lihat di media adalah berbagai berita yang simpang siur sesuai kepentingan pribadi
tugas kita untuk melihat dari sudut pandang pribadi untuk memilah, mana yang memang berita benar dan mana yang hoax.
  Semoga kita bisa lebih dewasa kedepannya.